Niatlah atas nama Allah

Suatu Kebaikan menjadi bernilai bila dilakukan dengan ikhlas, dan akan menjadi celaka bila dilakukan dengan pamrih, Fastabiqul Khoirot - Berlomba-lombalah dalam kebaikan dengan niat karena Allah

Wednesday, October 29, 2014

BANGSA INDONESIA YANG SANTUN DAN BERETIKA?


Bangsa Indonesia di kenal sejak masih di sebut Nusantara sebagai bangsa yang beradab dan beradat ketimuran. Dikenal sebagai bangsa yang beretika tinggi, berbudaya adiluhung,sopan santun dan ramah tamah.
Sebuah bangsa yang sangat menghargai keaneka ragaman, menghargai berbagai perbedaan yang akhirnya dirumuskan dalam bingkai "Bhinneka Tunggal Ika"

Bangsa Indonesia dikenal pula sebagai bangsa yang agamis, di mana mayoritas penduduknya menganut agama Islam. Tentu sebagai muslim terbesar di dunia.

Namun, akhir-akhir ini, bangsa ini mengalami degradasi mental akut. Buah dari Reformasi yang digaungkan oleh Amien Rais. Reformasi kebablasan yang menyangkut mental yang ikut bablas dalam beretika.

Euforia Reformasi, ditandai dengan banyaknya orang-orang pintar mendirikan Partai, mengimport Organisasi dari bangsa luar, sebut saja seperti Jama'ah Islamiyah, Ikhwanul Muslimin, Hizbut Tahrir, FPI, FUI yang mengadopsi perjuangan dari Timur Tengah yang senantiasa berkubang dalam konflik bersenjata. Lenyaplah kedamaian Indonesia.

Teroris tumbuh subur di negeri ini, sejarah telah mencatat, banyak kasus pengeboman di negeri yang di kenal dengan sebutan negeri gemah ripa loh jinawai, toto tentrem karto raharjo.

Kontrol Pemerintah terhadap tumbuh maraknya organisasi yang diadopsi dari Timur tengah sangat lemah, sehingga mereka tumbuh dan besar di negeri ini, dana tumbuh subur di sini. Bahkan jaringan Al Qaeda pun tumbuh subur di negeri ini, dengan dalih bahwa negara Indonesia adalah negara sekutu Amerika, Zionis Yahudi dan antek Kafir.

Bertebaran Web-web, Situs-situs mengatasnamakan Islam, membuat provokasi mengadu domba ummat Islam di negeri ini, benih-benih permusuhan disemaikan, Organisasi Islam lokal seperti NU, Muhammadiyah selalu dibenturkan, klise memang. Khilafiyah semakin diperbesar, pembid'ahan, pengkafiran muslim semakin besar. Jika dulu para ulama menyebarkan Islam dengan mengislamkan orang-orang yang belum Islam, saat ini sudah menjadi umum mengkafirkan Muslim.

Faham Wahabi, faham Syiah, Ahmadiyah, MTA, dan beberapa aliran sesat semakin merajalela, merekrut dan mendoktrin muslim yang tadinya adem ayem menjadi muslim yang bringasan.

Berbagai kepentingan kelompok sampai ke urusan perpoloitikan negeri ini, membuat mental bangsa ini, mental rakyat ini  menjadi mental saling curiga dan pembenci. Antar golongan bermusuhan, bahkan perbedaan partai menjadi perbedaan yang melebihi perbedaan agama.

Ironis, negara yang dulu dikenal santun, berbudaya, menjadi negara yang tak bermoral.

Saling menjatuhkan dan saling menebar permusuhan, mengadu domba menjadi hal yang lazim saat ini.

Beberapa Situs yang selalu menjadi provokasi ummat antara lain :

VOA-ISLAM.COM



Media ini ini tanpa malu menyerang dan menghina orang-orang yang tak sepaham

PKSPIYUNGAN.ORG


Mengatasnamakan Dakwah, namun berisi hujatan dan hinaan terhadap orang yang dianggap musuh

FAN PAGE JONRU


Fan Page yang menjadi acuan untuk menyerang , menghujat, mencaci antar pendukung Prabowo dan Jokowi, diatasnamakan dakwah oleh kader PKS Jonriah Ukur Ginting, seorang mualaf yang masuk Partai.

HIZBUT TAHRIR INDONESIA



Sebuah Situs yang bercita-cita mendirikan Khalifah Islamiyah, berisi hujatan kepada pemerintah, situs ini mengajarkan kadernya untuk mengkafirkan muslim lain yang tak sefaham.

Jika anda ingin mengetahuinya, silahkan buka website tersebut. Apakah ajaran kedamaian yang diajarkan Rasulullah Nabiullah Muhammad SAW diterapkan oleh mereka?

Salam prihatin dengan mental bangsa ini...



No comments:

Post a Comment

Mohon tinggalkan pesan, kritik yang membangun agar Blog ini dapat bermanfaat. Terima Kasih